Kerjasama Bisnis TG:@LIUO9527
Posisi saat ini: Rumah / Pesan / Timnas Putri Indonesia U-16 Kandas di Tangan Vietnam: Suasana Laga Mencekam, Efek Gas Air Mata karena Demo Terasa Hingga Stadion

Timnas Putri Indonesia U-16 Kandas di Tangan Vietnam: Suasana Laga Mencekam, Efek Gas Air Mata karena Demo Terasa Hingga Stadion

Penulis:Wartawan Olahraga Tanggal:2025-08-29 21:30:03
Dilihat:1 Pujian
Pelatih Timnas Indonesia Putri U-16, Timo Scheunemann menjalani sesi konferensi pers jelang 2025 ASEAN U-16 Women's Championship di Solo, Jawa Tengah, Selasa (19/8/2025). (Dok. PSSI).

Solo - Perjuangan Timnas Putri Indonesia U-16 saat menghadapi Vietnam U-16 pada babak perebutan peringkat ketiga Piala AFF Putri U-16 2025 berlangsung di tengah suasana yang mencekam. Efek gas air mata sempat dirasakan para pemain di lapangan.

Sebab, duel antara Timnas Putri Indonesia U-16 kontra Vietnam yang digelar di Stadion Manahan, Solo, Jumat (29/8/2025) ini berlangsung beriringan dengan aksi demonstrasi para pengemudi ojek online yang berada tak jauh dari lokasi.

Aksi tersebut digelar di Markas Brigade Mobile (Brimob) Batalyon Pelopor C, Solo, Jawa Tengah. Sebagai informasi, lokasi ini berada tepat di Barat Stadion Manahan. Kericuhan pun pecah hingga pihak kepolisian beberapa kali menembakkan gas air mata.

Karena lokasi demonstrasi yang tak jauh dari Stadion Manahan, efek pedih gas air mata yang terbawa angin ini sempat dirasakan para penonton di tribune barat, hingga para pemain yang berada di lapangan. 

Beruntung, pertandingan tetap bisa dilanjutkan hingga selesai. Skuad Garuda Pertiwi akhirnya harus mengakui keunggulan Vietnam setelah tumbang di babak adu penalti seusai sebelumnya bermain imbang 1-1.

 


Suasana Mencekam

Pelatih Timnas Putri Indonesia U-16, Timo Scheunemann, tak menampik apabila efek gas air mata itu dirasakannya. Bahkan, dia mengakui apabila suasana pertandingan sempat mencekam karena terdengar beberapa kali suara tembakan.

“Di tengah suasana yang agak mencekam ini ya, saya sudah bisa mulai merasakan gas air mata di luar tadi. Oleh karena itu, kami tadi tidak bisa menyanyikan lagu Padamu Negeri,” kata Timo Scheunemann dalam konferensi pers seusai pertandingan, Jumat (29/8/2025).

Meskipun demikian, Timo tetap merasa bangga dengan perjuangan anak asuhnya. Sebab, menurut dia, ini menjadi kali pertama bagi skuad Garuda Pertiwi menahan imbang Vietnam di kancah sepak bola putri.

“Tetapi, saya rasa hari ini kalau istilah bahasa Inggrisnya adalah milestone. Karena kami belum pernah bisa bermain seri atau setara dengan Vietnam di sepak bola putri. Hari ini kami setara dengan Vietnam,” katanya.

 


Sudah Setara

Juru taktik kelahiran Kediri itu menyebut, kini sepak bola putri Indonesia, terutama di kelompok usia 16 tahun, sudah setara dengan Vietnam. Itu bisa disaksikan dari duel antara keduanya pada perebutan peringkat ketiga ini

“Seperti yang saya bilang, kami memang masih kalah dengan Australia dan Thailand. Namun dengan Vietnam, kami sudah setara atau fifty-fifty karena kami bisa menahan mereka sampai adu penalti,” ujar dia.

“Dan itu pun sampai lebih dari lima tendangan. Jadi, ini betul-betul fifty-fifty laga ini. Okelah mereka ada beberapa tembakan yang kelas sekali, di mana kami beruntung. Namun, mereka juga beruntung saat mencetak gol pertamanya,” lanjutnya.

 


Merasa Bangga

Meski akhirnya harus kalah dan gagal merebut peringkat ketiga di Piala AFF Putri U-16 2025 ini, Timo tetap merasa bangga dengan perjuangan para pemainnya sudah bekerja keras selama kejuaraan ini.

“Jadi, saya rasa hasil seri ini sudah pantas. Saya bangga dengan pemain-pemain saya. Mereka sudah memberikan yang terbaik walaupun cara bermainnya, kualitas umpannya, masih belum sebaik yang saya tahu mereka bisa,” ucap dia.

“Itu kalau misalnya operan-operannya bisa tepat dan umpannya berkualitas, kami bakal jauh lebih banyak serangan dan mendapatkan kesempatan mencetak gol. Jadi, itu yang saya sayangkan meski tidak jelek-jelek amat,” lanjut dia. 

Komentar

Kirim komentar
Galat kode pemeriksaan, silakan masukkan kembali
avatar

{{ nickname }}

{{ comment.created_at }}

{{ comment.content }}

IP: {{ comment.ip_addr }}
{{ comment.likes }}