Posisi saat ini: Rumah / Pesan / Kilas Balik Rekor Timnas Indonesia di SEA Games Thailand: Selalu Sulit Juara

Kilas Balik Rekor Timnas Indonesia di SEA Games Thailand: Selalu Sulit Juara

Penulis:Wartawan Olahraga Tanggal:2025-11-29 11:30:02
Dilihat:21 Pujian
Skuad Timnas Indonesia U-22 saat berhadapan dengan Mali U-22 yang dilangsungkan di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/11/2025). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Jakarta - Timnas Indonesia U-22 menatap persaingan SEA Games 2025 Bangkok sebagai juara bertahan, dan tergabung di Grup C bersama Myanmar, Filipina, serta Singapura. Ajang multievent dua tahunan itu akan berlangsung di Thailand pada 3-18 Desember 2025.

Timnas Indonesia U-22 menyandang status sebagai juara bertahan, setelah keberhasilan menyabet medali emas dua tahun lalu di Kamboja.

Thailand adalah tuan rumah SEA Games terbanyak sepanjang masa, diikuti oleh Malaysia dan Filipina. Thailand telah menjadi tuan rumah sebanyak enam kali, dengan edisi pertama pada 1959.

Kesempatan Thailand menjadi tuan rumah berlanjut pada edisi SEA Games edisi 1967, 1975, 1985, 1995, dan 2007. SEA Games 2025 bulan depan menjadi event ketujuh bagi Thailand berstatus sebagai tuan rumahnya.

Di cabor sepak bola, Thailand juga merajai dengan 16 kali meraih medali emas. Lantas bagaimana dengan prestasi Timnas Indonesia pada saat tampil di setiap SEA Games dengan tuan rumahnya Thailand?

 


3 Medali Emas

Kemenangan Indonesia ini mengakhiri penantian panjang setelah terakhir juara SEA Games pada 1991. (Photo by MOHD RASFAN / AFP)

Berbicara prestasi, kiprah Timnas Indonesia di SEA Games sebetulnya terbilang cukup lumayan. Sejauh ini, Tim Merah-Putih sudah berpartisipasi dalam 23 edisi SEA Games. Pencapaian terbaik mereka yakni meraih dua kali medali emas, lima perak, dan empat perunggu.

Emas pertama Indonesia diraih pada 1987 di rumah sendiri, yakni Jakarta. Skuad besutan Bertje Matulapelwa itu merengkuh medali emas setelah mengalahkan seteru abadi, Malaysia dengan skor 1-0 di Stadion Utama Senayan, kini Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Pencapaian ini terbilang istimewa. Setelah sekian lama ambil bagian di SEA Games sejak 1977, akhirnya penantian itu berakhir. Plus Indonesia sekaligus berhasil menghentikan dominasi juara bertahan Thailand.

Adapun gol kemenangan Indonesia dicetak oleh gelandang sayap PSIS Semarang, Ribut Waidi pada menit ke-91.

Empat tahun berselang, Indonesia kembali menjadi yang terbaik di SEA Games Filipina. Emas kedua itu datang seusai Tim Merah-Putih melibas Thailand 4-3 lewat drama adu penalti di Stadion RIzal Memorial, Manila, pada Desember 1991.

Setelah penantian panjang selama 32 tahun, akhirnya Timnas Indonesia berhasil meraih medali emas di ajang SEA Games untuk yang ketiga kalinya. Timnas Indonesia U-22 yang dipimpin oleh Indra Sjafri berhasil menjadi juara SEA Games 2023.

Pada partai final Indonesia mengalahkan Thailand U-22 dengan skor meyakinkan 5-2 di pertandingan final. Pertandingan berlangsung keras dan panas. Indonesia akhirnya menang melalui perpanjangan waktu.

 


5 Kali Runner-up

Gelandang Timnas Indonesia U-22, Egy Maulana, bersitegang dengan pemain Singapura U-22 pada laga SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Kamis (28/11). Indonesia menang 2-0 atas Singapura. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Sepanjang keikutsertaan di SEA Games, Timnas Indonesia sukses melenggang sebanyak delapan kali ke final. Jika tiga di antaranya berhasi meraih medali emas, maka lima kesempatan lainnya menjadi runner-up alias meraih medali perak.

Pencapaian itu terjadi pada 1979, 1997, 2011, 2013, dan 2019. Pada partai puncak 1979, Indonesia dibekuk Malaysia dengan skor 0-1. Kekalahan ini kembali terjadi di edisi 1997 ketika skuad Garuda dipermalukan Thailand 4-2 lewat adu penalti.

Rentetan hasil buruk ini terus berlanjut di 2011. Pada edisi kali ini, lagi dan lagi Tim Merah-Putih dipecundangi negara tetangga Malaysia melalui drama adu penalti dengan skor 4-3.

Sementara di 2013, Indonesia menyerah 0-1 dari Thailand. Terakhir, Vietnam menjadi pelengkap kegagalan Indonesia di partai final setelah menang 3-0 di Stadion Rizal Memorial, Manila.

 


Kurang Moncer di Thailand

Timnas Indonesia baru pertama kali mengikuti persaingan di SEA Games adalah pada edisi 1977 di Malaysia dengan menduduki posisi keempat. Lalu ketika tuan rumahnya Thailand pada edisi 1985, Timnas Indonesia juga harus puas menduduki posisi keempat setelah kalah 0-1 dari Malaysia.

Thailand kembali menjadi tuan rumahnya pada 1995 di Chiang Mai, dan hasilnya tim Merah-Putih hanya mampu finis di posisi keenam, alias gagal menjadi semifinalis.

Indonesia kalah 0-1 dari Thailand, menang 10-0 atas Kamboja, menang 3-0 atas Malaysia, dan kalah 0-1 dari Vietnam.

Kemudian SEA Games edisi 2007 yang dipusatkan di Nakhon Ratchasima, Thailand, lagi-lagi Timnas Indonesia hanya mampu bertahan di peringkat keenam. Medali emas kembali jatuh ke tangan Thailand.

Selama di fase grup, Timnas Indonesia menang 3-1 atas Kamboja, bermain 0-0 kontra Myanmar, dan kalah 1-2 dari Thailand. Tiket semifinal diraih Thailand dan Myanmar, karena Timnas Indonesia kalah produktivitas gol.

Komentar

Kirim komentar
Galat kode pemeriksaan, silakan masukkan kembali
avatar

{{ nickname }}

{{ comment.created_at }}

{{ comment.content }}

IP: {{ comment.ip_addr }}
{{ comment.likes }}