
Kediri - Rekor tidak terkalahkan milik Malut United dinodai PSIM pada pekan keempat BRI Super League 2025/2026.
Alih-alih meraih kemenangan perdana di kandang sendiri, tim asuhan Hendri Susilo itu malah dipermalukan PSIM dengan skor 0-2 di Stadion Gelora Kie Raha Ternate, Sabtu (30/8/2025) malam WIB.
Dua gol Laskar Mataram dicetak Nermin Haljeta pada menit ke-69 dan Domenica Sheva Maresca pada menit 73'.
Hendri Susilo jujur mengakui Malut United tak menampilkan performa terbaiknya melawan tim promosi BRI Super League sekaligus juara Liga 2 2024/2025 itu.
"Malam ini para pemain tampil di bawah form terbaiknya. Situasi tersebut menjadi pelajaran bagi kami. Kesalahan elementer juga akan kami perbaiki ke depannya," katanya.
Performa Menurun yang Mengecewakan

Performa menurun dibandingkan tiga laga yang lalu, jurutaktik berusia 59 tahun itu menilai Safrudin Tahar dkk. tak mampu memaksimalkan beberapa peluang yang dimiliki sepanjang pertandingan.
"Kami memiliki banyak peluang, namun tak ada yang berbuah gol. Sebaliknya, PSIM memiliki dua peluang yang bisa dimanfaatkan menjadi gol. Hal ini merupakan salah satu masalahnya," jelasnya.
Mantan pelatih Semen Padang itu kecewa dengan kekalahan pertama yang dialami Laskar Kie Raha pada musim ini. Sebelumnya tim yang bermarkas di Kota Ternate itu meraih satu kemenangan dan dua kali imbang.
"Kami kecewa dengan hasil ini. Namun, perjalanan masih panjang. Saya optimistis Malut United akan kembali ke penampilan terbaik pada pertandingan berikutnya," ucapnya.
Menatap Momen Kebangkitan

Septian David Maulana juga yakin rekan setimnya siap bangkit di pertandingan berikutnya saat tandang ke markas Persik pada 12 September mendatang.
BRI Super League istirahat sekitar sepuluh hari karena ada agenda FIFA Matchday Timnas Indonesia Senior dan Kualifikasi Piala Asia U-23 di Surabaya dan Sidoarjo, 1-9 September nanti.
"Kekalahan ini bukan akhir dari segalanya. Masih ada banyak pertandingan yang kami hadapi. Kami akan memanfaatkan jeda kompetisi untuk melakukan evaluasi," ujar Septian David.
Meskipun bermain menyerang sejak awal permainan, Malut United gagal memanfaatkan sejumlah peluang yang didapat. Total sebelas tembakan dilepaskan, lima di antaranya mengarah tepat sasaran. Namun, tak ada bola yang masuk ke gawang PSIM.
"Pertandingan tadi memang tak berjalan baik. Jeda kompetisi akan kami manfaatkan untuk membenahi segala kekurangan. Kami akan terus berusaha memberikan yang terbaik untuk masyarakat Maluku Utara dan Maluku," tutur mantan kapten tim PSIS ini.