
Gianyar - Setelah tiga pertandingan selalu sial dan tidak pernah meraih kemenangan, Bali United akhirnya berhasil memetik tiga poin pada pekan keempat BRI Super League 2025/2026.
Madura United menjadi korban Tim Serdadu Tridatu. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (30/8/2025) malam WIB, Bali United menang berkat gol penalti Mirza Mustafic pada menit ke-64.
Kemenangan tersebut juga penting karena untuk pertama kalinya Tim Serdadu Tridatu nirbobol dalam empat pertandingan.
Sebelumnya, Bali United sudah kebobolan sembilan gol dalam tiga pertandingan dan menjadikan Joao Ferarri dkk. menjadi klub dengan jumlah kebobolan terbanyak.
Dalam pertandingan menghadapi Madura United, Bali United sebenarnya masih belum bisa memberikan performa terbaik. Terbukti sejak babak pertama, skuad asuhan Johnny Jansen itu kalah penguasaan bola dengan 56 persen untuk Madura United.
Mengalami Kemajuan

Namun, tetap saja pelatih asal Belanda tersebut senang dengan kemenangan kali ini. Jansen menilai anak asuhnya tampil lebih solid karena tidak kebobolan, berbeda dengan laga-laga sebelumnya.
“Senang hasil ini bisa menangkan pertandingan. Kalau sebelumnya kebobolan banyak gol, sekarang kami tidak kebobolan. Itu sebuah kemajuan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Johnny Jansen memberikan apresiasi khusus kepada suporter. “Fans di sini luar biasa. Mereka benar-benar menjadi pemain ke-12. Ada semacam magic dari mereka yang membuat atmosfer berbeda,” katanya.
Masih Enggan Bicara Persija
Pada pekan kelima, Bali United akan menghadapi Persija Jakarta. Johnny Jansen tahu kualitas Tim Macan Kemayoran musim ini. Namun menghadapi Persija, masih cukup lama pada 14 September karena ada jeda FIFA Matchday.
Menurutnya, tim masih membutuhkan waktu untuk istirahat dan pemulihan. "Nanti kami akan libur latihan selama seminggu. Harapannya setelah itu bisa bermain lebih bagus lagi melawan Persija. Mereka juga punya pemain-pemain berkualitas,” jelasnya.
Sementara itu di kubu Madura United, pelatih Alfredo Vera mengaku bisa mengimbangi kekuatan Bali United sepanjang babak.
Bali United Tampil Agresif
Menurutnya Tim Serdadu Tridatu memulai laga dengan agresif namun sudah di antisipasinya dengan baik.
"Kami sudah paham mereka akan bermain seperti itu. Walau mereka lebih banyak menyerang tapi tidak banyak bisa cetak peluang dan kami bisa kontrol situasi pada babak pertama," tegasnya.
Hanya saja ia menyayangkan berbagai peluang yang tidak bisa dikonversi menjadi gol. Hal senada diutarakan Novan Setya Sasongko. Dia juga mengatakan keberuntungan belum berpihak kepada Madura United.
"Kami sudah lakukan segala hal. Kami dapat berapa kali peluang namun kurang beruntung saja," tutupnya.